Hari ini terasa sangat menjemukan, untunglah aku masih mempunyai modem yang masih ada sisa Quota dan bisa di pakai untuk mendownload lagu, aku teringat zaman masih kecil dulu aku sering mendengar instrument timur tengah dengan penyayi yang sangat keren dengan kualitas vocal yang minta ampun tidak ada tandingannya, aku mengira lagu ini dinyayikan oleh seorang laki-laki eh ternyata yang nyanyi adalah seorang cewek dengan nama lagu “alf lila wa lila” Oum Kaltsum nama penyanyi tersebut dia adalah seorang penyanyi kelas berat di Jazirah Arab yang sampai detik ini tidak ada tandingannya sampai ada istilah kalau orang arab tidak akan pernah sepakat tentang hal apa pun, namun bila ditanya siapa penyayi yang paling terkenal seantero arab akan mereka jawab Oum Kaltsum
Mungkin oum kalthum mungkin tidak akan menyangka kalau lagu-lagunya sekarang juga didengarkan di negeri timur jauh salah satunya indonesia sampai-sampai Novelnya Pramudya juga menceritakan hal tersebut, belum lagi masyarakat pesantren yang mendengarkannya pagi, siang dan petang “kaya makan aja tiga kali sehari” walaupun orang indonesia tidak melakukan haul terhadap bulan meninggalnya, namun mendengarkan lagunya pun akan cukup memberi pengharagaan kepada sang legendaris suaranya yang mampu meluluhkan hati para pemimpin arab saat itu sehingga dia bukan hanya milik orang mesir namun juga milik orang sejazirah arab dan afrika utara

Tidak ada komentar:
Posting Komentar